Archive for the ‘Pendidikan’ Category

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES ?

Proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat menemukan fakta-fakta, membangun
konsep-konsep dan teori-teori dengan keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa sendiri.

Problem-Based Learning :

§pemecahan masalah nyata
§proyek (berkelompok)
§berdiskusi masalah
§membuat penyataan/hipotesa
§mencari data/informasi
§diskusiàcari infoà lapor
§diskusi penutupà solusi
§waktu banyak
Advertisements

Pembelajaran

Pembelajaran yang Aktif Kreatif Efektif dan menyenangkan (PAKEM/Joyful LEARNING)

  • Multi Metode, Multi Media
  • Praktek dan Bekerja dalam Tim
  • Memanfaatkan Lingkungan Sekitar
  • Di Dalam dan di Luar Kelas
  • Multiaspek (logika, praktika, etika)
P = Pembelajaran
A = Aktif
K = Kreatif
E = Efektif
M = Menyenangkan
Pendidikan bagi siswa:
– Apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dialami, setiap detik, setiap hari sepanjang tahun.
– Semua itu akan mempengaruhi perkembangan jiwanya dan membentuk karakter dan sikapnya kelak.

Model Pembelajaran Kooperatif

Pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran yang mengutamakan kerjasama diantara siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran kooperatif memiliki ciri-ciri:

* untuk memuntaskan materi belajarnya, siswa belajar dalam kelompok secara bekerja sama
* kelompok dibentuk dari siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah
* jika dalam kelas terdapat siswa-siswa yang heterogen ras, suku, budaya, dan jenis kelamin, maka diupayakan agar tiap kelompok terdapat keheterogenan tersebut.
* penghargaan lebih diutamakan pada kerja kelompok daripada perorangan.

Tujuan Pembelajaran Kooperatif

* Hasil belajar akademik , yaitu untuk meningkatkan kinerja siswa dalm tugas-tugas akademik. Pembelajaran model ini dianggap unggul dalam membantu siswa dalam memahami konsep-konsep yang sulit.
* Penerimaan terhadap keragaman, yaitu agar siswa menerima teman-temannya yang mempunyai berbagai macam latar belakang.
* Pengembangan keterampilan social, yaitu untuk mengembangkan keterampilan social siswa diantaranya: berbagi tugas, aktif bertanya, menghargai pendapat orang lain, memancing teman untuk bertanya, mau mengungkapkan ide, dan bekerja dalam kelompok.
Fase-fase Model Pembelajaran Kooperatif :
1 Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa : Guru menyampaikan semua tujuan pelajaran yang ingin dicapai pada pelajaran tersebut dan memotivasi siswa
2 Menyajikan informasi : Guru menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan demonstrasi atau lewat bahan bacaan
3 Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar : Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana caranya membentuk kelompok belajar dan membantu setiap kelompok agar melakukan transisi efisien
4 Membimbing kelompok bekerja dan belajar : Guru membimbing kelompok-kelompok belajar pada saat mengerjakan tugas
5 Evaluasi : Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajari atau masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerjanya
6 Memberikan penghargaan : Guru mencari cara untuk menghargai upaya atau hasil belajar siswa baik individu maupun kelompok

Pelaksanaan Pembelajaran Kooperatif di Kelas

Yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan model pembelajaran kooperatif di kelas, diantaranya:

1. pilih pendekatan apa yang akan digunakan, misal STAD, Jigsaw, Investigasi Kelompok, dll.
2. Pilih materi yang sesuai untuk model ini
3. mempersiapkan kelompok yang heterogen
4. menyiapkan LKS atau panduan belajar siswa
5. merencanakan waktu, tempat duduk yang akan digunakan.